Monday, June 30, 2014

little asean trip : sebuah kenanggungan


Tulisan ini tidak ada hubungannya dengan Pemilu Presiden yang semakin mendekat. Kenapa? Karena mau pilih nomer 1 atau 2, tetap saja nomor 3 yang harus diutamakan.

PILIH NOMOR 3!!!
social  media masa kini emang edan teuing

Postingan pertama di 2014 ini akan saya awali dengan kegiatan pelancongan yang sudah tentu akan membuat anda tercengang! #jrengjrengjreng. Kegiatan ini berawal dari sebuah fenomena di bulan Mei dimana ada 3 Harpitnas beruntun yang menyebabkan beberapa kolega saya tiba-tiba menghilang secara misterius, dan hanya terdeteksi dari postingan check in di Path. Saya yang kala itu masih single dan sekarang pun ternyata masih single kebanyakan kerja di kantor, merasa gundah karena menyadari bahwa saya masih punya jatah cuti 8 hari yang akan expired di bulan Juni.

Oke!

Inilah saatnya!
Inilah waktu yang tepat untuk liburan!
Inilah waktu yang tepat untuk menjawab pertanyaan ini:

Apakah anda ingin liburan?
Apakah anda siap liburan?
Apakah anda kaya?
Apakah anda punya punya pesawat pribadi?
Apakah anda mewarisi sebuah perusahaan multinasional?

Jika tidak, itulah nasib.

Salam super!

- TAMAT -

Wednesday, December 25, 2013

november rain

Pernahkan kalian merasa begitu yakin akan suatu hal?

Saya sering, yang hebatnya itu semua untuk satu hal yang sama.

Kadang kita harus jeli membedakan antara 'keyakinan' dan 'keinginan'. Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, people see what they want to see. Otak punya berbagai cara untuk menipu kesadaran kita. 85 milyar sel neuron setiap harinya bekerja keras menginterpretasikan semua impuls yang muncul di sekeliling kita. Responnya macam-macam.

Ada yang berwujud gerakan menghindar.
Ada yang berwujud menutup mata.
Ada yang berwujud "tadi apaan ya?"
Ada yang berwujud "ah, paling cuma kebetulan aja"
Ada yang berwujud "okay. It's a sign"

Dan begitulah.
Kita diberikan anugrah oleh Tuhan untuk bisa berpikir dan merasa, sehingga bisa membedakan dua hal. 

Hitam dan putih.
Benar dan salah.

Sayangnya, 'yakin' dan 'ingin' ternyata masih abu-abu.

Sebuah renungan sore dari dalam bus transjakarta
Di sebuah hujan besar di 1 November 2013